Harga BBM Turun Nasional Mulai 5 Januari 2026
Penyesuaian Harga BBM Awal Tahun
Jakarta – Harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU Indonesia resmi turun mulai 5 Januari 2026. Penurunan ini berlaku untuk sejumlah BBM nonsubsidi dan menjadi kabar baik di awal tahun.
Kebijakan tersebut diterapkan oleh badan usaha penyedia BBM setelah evaluasi rutin pemerintah. Penyesuaian harga dilakukan mengikuti kondisi pasar energi global.

Baca Juga: Isu Kriminalisasi Kritik, Yusril Tegaskan KUHP Baru
BBM Non-Subsidi Alami Penurunan
Beberapa jenis BBM nonsubsidi tercatat mengalami penurunan harga. Jenis tersebut meliputi Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Harga Pertamax kini berada di kisaran Rp 12.350 hingga Rp 12.500 per liter di sejumlah wilayah. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.
Harga Dex Series Ikut Turun
Pertamax Turbo kini dijual sekitar Rp 13.400 per liter. Sementara Pertamax Green 95 berada di kisaran Rp 13.150 per liter.
Untuk jenis solar nonsubsidi, Dexlite dan Pertamina Dex juga mengalami penyesuaian harga. Keduanya kini dijual di kisaran Rp 13.500 hingga Rp 13.900 per liter, tergantung daerah.
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp 10.000 per liter.
Solar subsidi juga masih dipertahankan di harga Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Berlaku Nasional di Seluruh SPBU
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini berlaku di seluruh SPBU Indonesia. Masyarakat diimbau menyesuaikan pilihan BBM sesuai kebutuhan kendaraan masing-masing.
Pemerintah berharap kebijakan ini dapat membantu menekan biaya transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi nasional.