Proposal Trump Hadirkan Cash untuk Greenlanders
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan mempertimbangkan rencana kontroversial terkait Greenland. Trump disebut berniat memberikan imbalan uang tunai hingga Rp1,6 miliar kepada setiap warga Greenland agar bersedia bergabung dengan Amerika Serikat. Isu ini langsung menyita perhatian dunia internasional.
Gagasan tersebut muncul sebagai bagian dari diskusi internal pemerintahan AS. Opsi ini dipertimbangkan untuk menarik dukungan masyarakat Greenland secara langsung. Nilai kompensasi yang dibahas mencapai sekitar USD 100.000 per orang.

Baca Juga : Jonatan Christie jaga asa Indonesia di Malaysia Open 2026
Jika rencana itu dijalankan, total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan sangat besar. Greenland memiliki puluhan ribu penduduk tetap yang berpotensi menerima tawaran tersebut. Pemerintah AS masih menghitung dampak finansial dan politik dari langkah ini.
Namun, proposal tersebut menuai penolakan keras dari pihak Greenland dan Denmark. Otoritas setempat menegaskan bahwa Greenland bukan objek transaksi. Masa depan wilayah itu harus ditentukan melalui proses politik yang sah dan demokratis.
Para pengamat menilai rencana ini berisiko menimbulkan ketegangan diplomatik. Pendekatan berbasis kompensasi uang dianggap sensitif dan tidak lazim dalam hubungan internasional modern. Kritik juga datang dari berbagai kalangan akademisi dan politisi global.
Meski begitu, Greenland tetap menjadi wilayah strategis bagi Amerika Serikat. Kawasan ini memiliki posisi penting di Arktik serta menyimpan potensi sumber daya alam yang besar. Faktor geopolitik menjadi alasan utama AS terus menunjukkan ketertarikan.
Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait rencana tersebut. Pemerintah AS disebut masih melakukan kajian mendalam. Isu ini dipastikan akan terus menjadi sorotan dalam dinamika politik global.