Selasa, 8 September 2026 Berita Terkini & Terpercaya
samuelmudd.comsamuelmudd.com
samuelmudd.com - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Patung macan kediri punya hak cipta merchandise

Patung macan kediri punya hak cipta merchandise

Patung Macan Kediri Kini Punya Hak Cipta Merchandise dan Dongkrak UMKM Lokal Kediri — Ikon baru Patung Macan Putih di Desa Balongjeruk,

Patung macan kediri punya hak cipta merchandise

Patung Macan Kediri Kini Punya Hak Cipta Merchandise dan Dongkrak UMKM Lokal

Kediri — Ikon baru Patung Macan Putih di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri kini berkembang menjadi fenomena ekonomi baru di Jawa Timur. Setelah viral di media sosial karena bentuknya yang unik dan lucu, patung ini tidak hanya menarik wisatawan tetapi juga mendorong tumbuhnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Patung macan kediri punya hak cipta merchandise
Patung macan kediri punya hak cipta merchandise

Baca Juga : Proposal Trump Hadirkan Cash untuk Greenlanders…

Popularitas patung yang semula dipasang sebagai simbol lokal kini telah dimanfaatkan oleh pelaku UMKM dengan melahirkan berbagai produk merchandise bertema Macan Putih. Kaos, gantungan kunci, stiker, balon, dan aksesori kendaraan bergambar ikon tersebut menjadi barang favorit pengunjung yang datang berfoto di kawasan wisata dadakan ini. Penjualan merchandise itu meningkat pesat seiring tingginya permintaan dari wisatawan dan warga yang ingin membawa cendera mata unik dari Kediri.

Fenomena ini mendorong pemerintah desa dan pelaku usaha lokal membahas perlindungan hak cipta bagi desain merchandise yang terinspirasi dari Patung Macan Putih. Dengan hak cipta yang dikelola secara resmi, pelaku UKM berharap dapat menata produksi dan penjualan merchandise legal, serta memastikan bahwa para pembuat desain dan pencipta karya mendapatkan hak dan royalti yang sesuai.

Dampak ekonomi dari viralnya patung ini terasa signifikan. Ribuan wisatawan dari kota sekitar bahkan luar daerah terus berdatangan untuk berfoto dan membeli produk lokal. Area sekitar patung kini menjadi sentra ekonomi, dengan puluhan hingga ratusan pedagang UMKM aktif berjualan setiap hari. Pemerintah desa pun berupaya menata area pasar wilayah tersebut agar lebih tertata, termasuk parkir dan fasilitas pendukung lainnya.

Keberhasilan Patung Macan Putih dalam menghidupkan UMKM lokal menjadi contoh bagaimana karya atau ikon budaya yang viral dapat dimanfaatkan secara positif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kesadaran akan hak cipta merchandise yang tepat juga diyakini akan membantu pelaku usaha kecil mengembangkan produk kreatifnya tanpa konflik hukum.